Nabi S'AW duduk berbaur bersama para sahabatnya, tak ada bedanya dengan mereka, sehingga ketika orang asing datang tidak mengetahui yang mana beliau. Orang asing tsb kemudian bertanya tentang beliau. Beliau tidak pernah makan menggunakan piring hingga menghadap ALLAH. Ketika duduk bersama orang-orang, jika mereka berbicara tentang akhirat maka beliau ikut pembicaraan mereka, dan jika mereka berbicara tentang makanan atau perkara dunia maka beliau ikut berbicara bersama mereka demi untuk mengasihi mereka dan tawadhu' bersama mereka. Para sahabat terkadang melantunkan syair di hadapannya dan menyebutkan beberapa perkara jahiliyah lalu mereka tersenyum dan beliau pun ikut tersenyum bersama mereka....
Showing posts with label Others. Show all posts
Showing posts with label Others. Show all posts
Saturday, August 29, 2009
Friday, March 20, 2009
Saturday, January 17, 2009
Kualitas Layanan Bus Transjakarta Turun
Semenjak lima tahun terakhir, sejak koridor I Blok M-Kota diluncurkan pada 15 Januari 2004, kinerja bus transjakarta masih buruk. Kecenderungan itu ditandai semakin menurunnya kualitas pelayanan bus transjakarta.
Dalam Refleksi 5 tahun bus transjakarta, kamis (15/1), Ketua Institut Studi Transportasi (Instran) Darmaningtyas mengatakan, dalam implementasinya saat ini bus transjakarta yang direncanakan dalam Pola transportasi Makro sudah banyak berubah.
"Dari tahun ke tahun pelayanan bus transjakarta bukannya semakin membaik, tetapi justru sebaliknya," kata Darmaningtyas.
Tahun 2004, Badan Layanan Umum Transjakarta (dulunya Badan Pengelola Transjakarta) melansir Jakarta akan memiliki 14 koridor sepanjang 159 km dengan kapasitas angkut sebanyak 5 juta penumpang per hari. Namun, dalam realisasinya sampai koridor X (koridor VIII Lebak Bulus-Harmoni, koridor IX Pluit-Pinang Ranti, dan koridor X Cililitan-Tanjung Priok sejak setahun terakhir belum juga beroperasi) hanya memiliki panjang jalan 179 km dengan jumlah penumpang 230.000 orang per hari.
Peneliti Instran, Izzul Waro, mengatakan, hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan sejumlah pelayanan yang terabaikan antara lain lamanya waktu tunggu (headway) di beberapa koridor busway dari yang diharapkan setiap 5 menit. Namun kenyataannya rata-rata 25 sampai 30 menit. Selain itu, penumpang berdesak-desakan, jalur yang tidak steril, tidak ada moda angkutan pengumpan (feeder) yang aman, dan pengelolaan kurang profesional.
taken from: Kompas
Dalam Refleksi 5 tahun bus transjakarta, kamis (15/1), Ketua Institut Studi Transportasi (Instran) Darmaningtyas mengatakan, dalam implementasinya saat ini bus transjakarta yang direncanakan dalam Pola transportasi Makro sudah banyak berubah.
"Dari tahun ke tahun pelayanan bus transjakarta bukannya semakin membaik, tetapi justru sebaliknya," kata Darmaningtyas.
Tahun 2004, Badan Layanan Umum Transjakarta (dulunya Badan Pengelola Transjakarta) melansir Jakarta akan memiliki 14 koridor sepanjang 159 km dengan kapasitas angkut sebanyak 5 juta penumpang per hari. Namun, dalam realisasinya sampai koridor X (koridor VIII Lebak Bulus-Harmoni, koridor IX Pluit-Pinang Ranti, dan koridor X Cililitan-Tanjung Priok sejak setahun terakhir belum juga beroperasi) hanya memiliki panjang jalan 179 km dengan jumlah penumpang 230.000 orang per hari.
Peneliti Instran, Izzul Waro, mengatakan, hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan sejumlah pelayanan yang terabaikan antara lain lamanya waktu tunggu (headway) di beberapa koridor busway dari yang diharapkan setiap 5 menit. Namun kenyataannya rata-rata 25 sampai 30 menit. Selain itu, penumpang berdesak-desakan, jalur yang tidak steril, tidak ada moda angkutan pengumpan (feeder) yang aman, dan pengelolaan kurang profesional.
taken from: Kompas
Thursday, January 15, 2009
Profil Calon Suami Ideal
1. Religius (Agamanya Kuat).
2. Punya hapalan Al-Qur'an, kendati sedikit.
3. Berasal dari keluarga baik-baik.
4. Lembut dan sayang pada istri (berakhlak mulia).
5. Mampu melakukan hubungan suami-istri, membiayai pernikahan, dan menanggung biaya hidup rumah tangga.
6. Tangguh dan dapat dipercaya.
7. Sekufu'.
2. Punya hapalan Al-Qur'an, kendati sedikit.
3. Berasal dari keluarga baik-baik.
4. Lembut dan sayang pada istri (berakhlak mulia).
5. Mampu melakukan hubungan suami-istri, membiayai pernikahan, dan menanggung biaya hidup rumah tangga.
6. Tangguh dan dapat dipercaya.
7. Sekufu'.
Profil Calon Istri Ideal:
1. Sholihah dan religius.
2. Subur.
3. Penyayang.
4. Gadis.
5. Berasal dari keluarga baik-baik.
6. Suci dan pemalu.
2. Subur.
3. Penyayang.
4. Gadis.
5. Berasal dari keluarga baik-baik.
6. Suci dan pemalu.
Wednesday, December 10, 2008
Islam Mengembalikan Kepercayaan Diri Indian Maya
Komunitas suku Indian di Meksiko yang tersingkirkan di masyarakat, kini mulai tampil percaya diri dalam kehidupan sosial mereka. Sebabnya sederhana; Islam yang kini mereka peluk membuat mereka yakin bahwa semua manusia sama kedudukannya.
Indian yang tersingkirkan
Sejarah Meksiko berkaitan erat dengan sejarah panjang suku Indian Maya yang memuja dewa-dewa yang menurut mereka melindungi alam ini. Suku ini tergeser sedikit demi sedikit oleh keberadaan suku Aztec yang dikenal suka menggunakan cara-cara kekerasan. Tahun 1500-an penjajah Spanyol dan kuba pun mendatangi Meksiko untuk menggali emas di perut bumi Meksiko.
Tahun 1535 Meksiko resmi menjadi koloni Spanyol dan dibentuklah pengadilan untuk mengontrol buruh indian. Gereja Katolik Roma pun ikut bersekutu dengan Kerajaan Spanyol untuk menempati tanah-tanah subur di sana, sekaligus menyebarkan agama katolik. Tercatat pada abad ke-16 penjajah spanyol melakukan tindakan pemaksaan terhadap Indian Maya untuk memeluk katolik.
Umat katolik di Chiapas, Meksiko bagian selatan, memang memegang peranan penting dalam penyebaran agama ini. Di Chiapas, mereka bekerja sama dengan geng paling terkenal di sana untuk mengejar lebih dari 30 ribu Indian protestan di San Juan Chamula dalam tiga dekade belakangan dan membunuh ratusan orang selama berabad-abad. Banyak dari pengungsi itu yang akhirnya tinggal di daerah pinggiran kumuh di wilayah San Cristobal de Las casas, terasing dan terputus dari akar budayanya. Mereka menjadi warga kelas dua di sana. Namun, justru di situlah mereka dengan mudah tersentuh kebenaran ajaran Islam saat muslim dari Spanyol datang untuk mendakwahkan Islam.
"Lima ratus tahun yang lalu penjajah spanyol datang untuk menghancurkan kita. Lima ratus tahun kemudian justru muslim Spanyol datang mengembalikan apa yang mereka rampas dari kami ini." kata Anastasio Gomez, yang memeluk Islam sekitar 8 tahun yang lalu, kepada Sussan Ferris dari Palm Beach Post. Gomez yang kini berganti nama menjadi Ibrahim bersama 15 muslim Indian Maya lainnya telah pula menunaikan Ibadah Haji.
Dalam Islam, kaum Indian bisa menemukan nilai-nilai asli, bahkan memutus mata rantai kejahatan dan kecanduan Indian Tzotzil, bagian dari suku Maya juga, akibat alkohol. Selain itu mereka diarahkan untuk berusaha melepaskan diri dari kemiskinan.
Di San Cristobal Muslim Maya mengelola sebuah toko pizza dan mereka terlihat sebagai pekerja keras dan rajin. Sementara itu, di madrasah-madrasah Islami di sekitar Chiapas terlihat anak-anak belajar Al-Qur'an dan sholat lima waktu. Muslim Indian sendiri nampak serius mengajarkan anak-anak mereka masalah agama.
Berdakwah pada keluarga juga sungguh-sungguh mereka lakukan, sebagaimana yang dilakukan Gomez yang berhasil membimbing seluruh keluarganya ke dalam Islam, termasuk kakeknya yang telah berusia 100 tahun. Ayahnya, Manuel Gomez, yang selama ini memeluk kristen evangelis justru baru merasa mengalami perubahan hidup yang berarti setelah memeluk Islam.
Sekitar 300 Indian Tzotzil Maya masuk Islam beberapa tahun belakangan ini dan hal itu mulai menimbulkan keresahan pihak pemerintah Meksiko. Bahkan pemerintah mencurigai muslim Maya ini ada kaitannya dengan organisasi Al Qaidah. Namun, hal itu hanyalah kecurigaaan semata. Terbukti muslim Indian maya ini tak tertarik dengan politik ekstrimis.
Mereka sebagian besar menjadi bagian dari gerakan muslim Murabitun yang berpusat di Spanyol. Komunitas muslim ini banyak berkiprah dalam penyebaran Islam di wilayah Afrika Selatan dan masyarakat Indian di Amerika Tengah. Gerakan yang mulai mendunia adalah gerakan untuk mengembalikan kejayaan Dinar dan Dirham sebagai pendongkrak kebangkitan ekonomi Islam.
Lebih lengkap baca 'Ummi Edisi No. 08/XX Desember 2008/1429 H'
Indian yang tersingkirkan
Sejarah Meksiko berkaitan erat dengan sejarah panjang suku Indian Maya yang memuja dewa-dewa yang menurut mereka melindungi alam ini. Suku ini tergeser sedikit demi sedikit oleh keberadaan suku Aztec yang dikenal suka menggunakan cara-cara kekerasan. Tahun 1500-an penjajah Spanyol dan kuba pun mendatangi Meksiko untuk menggali emas di perut bumi Meksiko.
Tahun 1535 Meksiko resmi menjadi koloni Spanyol dan dibentuklah pengadilan untuk mengontrol buruh indian. Gereja Katolik Roma pun ikut bersekutu dengan Kerajaan Spanyol untuk menempati tanah-tanah subur di sana, sekaligus menyebarkan agama katolik. Tercatat pada abad ke-16 penjajah spanyol melakukan tindakan pemaksaan terhadap Indian Maya untuk memeluk katolik.
Umat katolik di Chiapas, Meksiko bagian selatan, memang memegang peranan penting dalam penyebaran agama ini. Di Chiapas, mereka bekerja sama dengan geng paling terkenal di sana untuk mengejar lebih dari 30 ribu Indian protestan di San Juan Chamula dalam tiga dekade belakangan dan membunuh ratusan orang selama berabad-abad. Banyak dari pengungsi itu yang akhirnya tinggal di daerah pinggiran kumuh di wilayah San Cristobal de Las casas, terasing dan terputus dari akar budayanya. Mereka menjadi warga kelas dua di sana. Namun, justru di situlah mereka dengan mudah tersentuh kebenaran ajaran Islam saat muslim dari Spanyol datang untuk mendakwahkan Islam.
"Lima ratus tahun yang lalu penjajah spanyol datang untuk menghancurkan kita. Lima ratus tahun kemudian justru muslim Spanyol datang mengembalikan apa yang mereka rampas dari kami ini." kata Anastasio Gomez, yang memeluk Islam sekitar 8 tahun yang lalu, kepada Sussan Ferris dari Palm Beach Post. Gomez yang kini berganti nama menjadi Ibrahim bersama 15 muslim Indian Maya lainnya telah pula menunaikan Ibadah Haji.
Dalam Islam, kaum Indian bisa menemukan nilai-nilai asli, bahkan memutus mata rantai kejahatan dan kecanduan Indian Tzotzil, bagian dari suku Maya juga, akibat alkohol. Selain itu mereka diarahkan untuk berusaha melepaskan diri dari kemiskinan.
Di San Cristobal Muslim Maya mengelola sebuah toko pizza dan mereka terlihat sebagai pekerja keras dan rajin. Sementara itu, di madrasah-madrasah Islami di sekitar Chiapas terlihat anak-anak belajar Al-Qur'an dan sholat lima waktu. Muslim Indian sendiri nampak serius mengajarkan anak-anak mereka masalah agama.
Berdakwah pada keluarga juga sungguh-sungguh mereka lakukan, sebagaimana yang dilakukan Gomez yang berhasil membimbing seluruh keluarganya ke dalam Islam, termasuk kakeknya yang telah berusia 100 tahun. Ayahnya, Manuel Gomez, yang selama ini memeluk kristen evangelis justru baru merasa mengalami perubahan hidup yang berarti setelah memeluk Islam.
Sekitar 300 Indian Tzotzil Maya masuk Islam beberapa tahun belakangan ini dan hal itu mulai menimbulkan keresahan pihak pemerintah Meksiko. Bahkan pemerintah mencurigai muslim Maya ini ada kaitannya dengan organisasi Al Qaidah. Namun, hal itu hanyalah kecurigaaan semata. Terbukti muslim Indian maya ini tak tertarik dengan politik ekstrimis.
Mereka sebagian besar menjadi bagian dari gerakan muslim Murabitun yang berpusat di Spanyol. Komunitas muslim ini banyak berkiprah dalam penyebaran Islam di wilayah Afrika Selatan dan masyarakat Indian di Amerika Tengah. Gerakan yang mulai mendunia adalah gerakan untuk mengembalikan kejayaan Dinar dan Dirham sebagai pendongkrak kebangkitan ekonomi Islam.
Lebih lengkap baca 'Ummi Edisi No. 08/XX Desember 2008/1429 H'
Poligami
Hikmah Poligami:
1. Sensus menunjukkan, bahwa jumlah yang melahirkan anak perempuan lebih banyak daripada jumlah yang melahirkan anak laki-laki, dan jumlah laki-laki yang meninggal lebih banyak daripada jumlah wanita yang meninggal.
2. Kaum wanita mengalami haid, hamil, dan melahirkan serta mengalami nifas dalam kurun waktu yang lama. Jika seorang laki-laki mempunyai lebih dari satu istri, maka ia akan menemukan apa yang bisa memelihara kesucian kemaluannya sehingga tidak terjerumus ke dalam yang haram.
3. Jika poligami tidak diperbolehkan, maka akan banyak wanita yang tidak bersuami. Dengan begitu hilanglah kesenangan dari mereka, terlewatlah peluang untuk memenuhi kebutuhan biologisnya dengan cara sesuai dengan kehormatan dan kemuliaannya.
Hendaknya kita berkeyakinan, bahwa poligami adalah ketetapan hukum dari Dzat Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, tidak boleh mempertanyakan apa yang dilakukan-Nya, sedangkan manusia dipertanyakan apa yang dilakukannya.
Apakah disyaratkan adanya kerelaan istri pertama untuk pologami?
Bila seorang suami hendak menikah lagi dengan wanita lain, tidak diwajibkan atasnya untuk mendapatkan kerelaan dari istri pertamanya. Tapi sebagai bentuk kemuliaan akhlak dan baiknya perlakuan, hendaknya menjaga perasaannya, yaitu dengan tetap bersikap ramah dan baik saat bersama, ada baiknya juga dengan memberikan harta bila kerelaan perlu dengan itu. (Al-Lajnah ad-Da'imah)
Bersikap adil terhadap para istri:
Yaitu dalam hal giliran dan nafkah. Adapun dalam hal kecintaan dan persetubuhan serta yang sejenisnya, maka ini tidak mungkin. (syaikh Ibnu Baz)
Jatah giliran harus tetap dipenuhi untuk istri yang sedang haid dan yang sedang nifas, karena mereka juga istri. (madzhab Hambali)
Jika seseorang menikah lagi dengan gadis perawan, maka ia tetap tinggal bersamanya selama sepekan, kemudian membagi giliran. Jika yang baru dinikahinya itu wanita janda, maka tinggal bersama selama tiga hari.
Mendatangi istri pada saat yang bukan malam gilirannya:
yang benar adalah: Kembali kepada kebiasaan waktu dan tradisi (yang berlaku di masyarakatnya). Jika datangnya suami pada istrinya pada saat yang bukan gilirannya, baik malam maupun siang hari, tidak dianggap orang-orang sebagai kecurangan atau kezhaliman, maka berpatokan kepada kebiasaan adalah dasar yang besar dalam masalah-masalah yang tidak ada dalilnya. (Syaikh as-Sa'id)
Jika seorang istri merelakan waktu gilirannya kepada madunya atau menyerahkan kepada suaminya: Ini boleh, karena giliran itu adalah haknya. Jika si istri tersebut menarik kembali haknya, maka suami wajib membagi lagi giliran untuknya di belakang hari. (Al-Lajnah ad-Da'imah)
Suami tidak boleh mengkhususkan salah seorang istrinya dengan pemberian tanpa istri-istri lainnya tanpa sebab yang dibenarkan oleh syariat. Maka, memberikan upah kepada istri yang membantu pekerjaannya sebagai imbalan bantuannya, ini tidak apa-apa. (Al-Lajnah ad-Da'imah)
Jika suami hendak bepergian dengan salah seorang istrinya, maka ia harus mengundi:
Yang keluar namanya dari hasil undian itu, maka ia pergi dengannya. Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi S'AW. Dan tidak mengqadha giliran istri-istri lainnya yang terlewati karena kepergian tersebut, tapi giliran itu kembali berlaku setelah ia kembali. Bepergian untuk melaksanakan haji atau umrah adalah seperti halnya bepergian untuk keperluan lainnya, yaitu harus dengan diundi. (Al-Lajnah ad-Da'imah)
1. Sensus menunjukkan, bahwa jumlah yang melahirkan anak perempuan lebih banyak daripada jumlah yang melahirkan anak laki-laki, dan jumlah laki-laki yang meninggal lebih banyak daripada jumlah wanita yang meninggal.
2. Kaum wanita mengalami haid, hamil, dan melahirkan serta mengalami nifas dalam kurun waktu yang lama. Jika seorang laki-laki mempunyai lebih dari satu istri, maka ia akan menemukan apa yang bisa memelihara kesucian kemaluannya sehingga tidak terjerumus ke dalam yang haram.
3. Jika poligami tidak diperbolehkan, maka akan banyak wanita yang tidak bersuami. Dengan begitu hilanglah kesenangan dari mereka, terlewatlah peluang untuk memenuhi kebutuhan biologisnya dengan cara sesuai dengan kehormatan dan kemuliaannya.
Hendaknya kita berkeyakinan, bahwa poligami adalah ketetapan hukum dari Dzat Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, tidak boleh mempertanyakan apa yang dilakukan-Nya, sedangkan manusia dipertanyakan apa yang dilakukannya.
Apakah disyaratkan adanya kerelaan istri pertama untuk pologami?
Bila seorang suami hendak menikah lagi dengan wanita lain, tidak diwajibkan atasnya untuk mendapatkan kerelaan dari istri pertamanya. Tapi sebagai bentuk kemuliaan akhlak dan baiknya perlakuan, hendaknya menjaga perasaannya, yaitu dengan tetap bersikap ramah dan baik saat bersama, ada baiknya juga dengan memberikan harta bila kerelaan perlu dengan itu. (Al-Lajnah ad-Da'imah)
Bersikap adil terhadap para istri:
Yaitu dalam hal giliran dan nafkah. Adapun dalam hal kecintaan dan persetubuhan serta yang sejenisnya, maka ini tidak mungkin. (syaikh Ibnu Baz)
Jatah giliran harus tetap dipenuhi untuk istri yang sedang haid dan yang sedang nifas, karena mereka juga istri. (madzhab Hambali)
Jika seseorang menikah lagi dengan gadis perawan, maka ia tetap tinggal bersamanya selama sepekan, kemudian membagi giliran. Jika yang baru dinikahinya itu wanita janda, maka tinggal bersama selama tiga hari.
Mendatangi istri pada saat yang bukan malam gilirannya:
yang benar adalah: Kembali kepada kebiasaan waktu dan tradisi (yang berlaku di masyarakatnya). Jika datangnya suami pada istrinya pada saat yang bukan gilirannya, baik malam maupun siang hari, tidak dianggap orang-orang sebagai kecurangan atau kezhaliman, maka berpatokan kepada kebiasaan adalah dasar yang besar dalam masalah-masalah yang tidak ada dalilnya. (Syaikh as-Sa'id)
Jika seorang istri merelakan waktu gilirannya kepada madunya atau menyerahkan kepada suaminya: Ini boleh, karena giliran itu adalah haknya. Jika si istri tersebut menarik kembali haknya, maka suami wajib membagi lagi giliran untuknya di belakang hari. (Al-Lajnah ad-Da'imah)
Suami tidak boleh mengkhususkan salah seorang istrinya dengan pemberian tanpa istri-istri lainnya tanpa sebab yang dibenarkan oleh syariat. Maka, memberikan upah kepada istri yang membantu pekerjaannya sebagai imbalan bantuannya, ini tidak apa-apa. (Al-Lajnah ad-Da'imah)
Jika suami hendak bepergian dengan salah seorang istrinya, maka ia harus mengundi:
Yang keluar namanya dari hasil undian itu, maka ia pergi dengannya. Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi S'AW. Dan tidak mengqadha giliran istri-istri lainnya yang terlewati karena kepergian tersebut, tapi giliran itu kembali berlaku setelah ia kembali. Bepergian untuk melaksanakan haji atau umrah adalah seperti halnya bepergian untuk keperluan lainnya, yaitu harus dengan diundi. (Al-Lajnah ad-Da'imah)
Friday, November 21, 2008
Barack Obama
Tanggal 4 November lalu, kandidat presiden dari Partai Demokrat, Barack Obama terpilih jadi presiden Amrik ke-44. Kemenangan Obama jadi udara segar buat Amrik, yg sudah bosan dengan Bush.
Untuk mengetahui apa kehebatan Obama, kita perlu tahu perjalanan hidupnya. Barack Hussein Obama punya pengalaman masa kecil yg berwarna. Ibunya yang kulit putih berdarah Skotlandia dan Irlandia. Ayahnya asal Kenya dan muslim yg bertemu ibunya saat dapat beasiswa di University of Hawaii.
Obama sendiri lahir di Hawaii 4 Agustus 1961. Hawaii yg dihuni oleh banyak imigran, membuat Obama kenal berbagai ras yg berbeda. Dia masih ingat waktu kecil sering menemani kakeknya main checkers dg imigran Filipina. Atau setiap pagi dia ketemu dg imigran Portugis yg mengajak kakeknya mancing. Dia melihat banyak imigran yg berjuang mendapatkan kehidupan lebih baik di Amrik.
Setelah ibunya married lg dg org Indonesia, Obama pindah ke Jakarta. Karena mereka bukan keluarga kaya, Obama enggak bisa sekolah di sekolah internasional. Agar nggak ketinggalan pelajaran, ibunya memaksa Obama belajar kurikulum sekolah Amrik, lewat koresponden. Obama enggak lama tinggal di Jakarta, dia kembali ke amrik dan tinggal dengan kakek-neneknya di Hawaii.
Lulus SMA, Obama melanjutkan kuliah di Occidental - Los Angeles lalu ke Columbia University - New York mengambil jurusan politik spesialisasi Hubungan Internasional. Setelah lulus ia bekerja di Chicago pada DCP (Developing Communities Project).
Pengalaman Obama di sini banyak mempengaruhinya. Dia melihat masyarakat menengah ke bawah, terutama kulit hitam, tidak diperhatikan. Mereka jadi putus asa dan pasrah. Dengan semangat dan keyakinan tinggi, Obama berhasil mengumpulkan org sedikit demi sedikit. Program yg dirancang Obama jadi percontohan untuk program lain di Chicago.
Setelah tiga tahun bekerja di DCP, Obama melanjutkan lagi kuliah di Harvard jurusan Hukum. Di kampusnya, ia jadi editor Harvard Law Review dan terpilih sebagai presiden kulit hitam pertama Law Review. Lulus dari Harvard, Obama kembali ke Chicago. Selain jadi dosen, ia bekerja di Project Vote, sebuah LSM yang berusaha mengajak minoritas ikut pemilu. Dengan pengalaman ini Obama maju jadi senator Illinois dan akhirnya pada bulan Februari 2007 terpilih sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat.
Ada dua partai besar di amrik, Republik dan Demokrat. Pada Pemilu tahun 2008 yg banyak menarik perhatian adalah kampanye partai demokrat. Awalnya ada delapan kandidat presiden dari demokrat. Tapi yg paling kuat adalah Hilary Clinton dan Obama. Obama terpilih jadi presiden dengan suara 349 electoral vote.
Buat org Amrik, Obama benar2 udara segar. Dia bukan siapa-siapa, tanpa koneksi politik dan enggak punya dana politik seperti Hilary. Obama hanya punya semangat dan dia b'hasil meyakinkan rakyat Amrik kalau mereka punya keyakinan, perubahan yg lebih baik itu bisa terjadi. Seperti tema kampanyenya: Change We Can Believe in.
Taken From: W Magazine
Untuk mengetahui apa kehebatan Obama, kita perlu tahu perjalanan hidupnya. Barack Hussein Obama punya pengalaman masa kecil yg berwarna. Ibunya yang kulit putih berdarah Skotlandia dan Irlandia. Ayahnya asal Kenya dan muslim yg bertemu ibunya saat dapat beasiswa di University of Hawaii.
Obama sendiri lahir di Hawaii 4 Agustus 1961. Hawaii yg dihuni oleh banyak imigran, membuat Obama kenal berbagai ras yg berbeda. Dia masih ingat waktu kecil sering menemani kakeknya main checkers dg imigran Filipina. Atau setiap pagi dia ketemu dg imigran Portugis yg mengajak kakeknya mancing. Dia melihat banyak imigran yg berjuang mendapatkan kehidupan lebih baik di Amrik.
Setelah ibunya married lg dg org Indonesia, Obama pindah ke Jakarta. Karena mereka bukan keluarga kaya, Obama enggak bisa sekolah di sekolah internasional. Agar nggak ketinggalan pelajaran, ibunya memaksa Obama belajar kurikulum sekolah Amrik, lewat koresponden. Obama enggak lama tinggal di Jakarta, dia kembali ke amrik dan tinggal dengan kakek-neneknya di Hawaii.
Lulus SMA, Obama melanjutkan kuliah di Occidental - Los Angeles lalu ke Columbia University - New York mengambil jurusan politik spesialisasi Hubungan Internasional. Setelah lulus ia bekerja di Chicago pada DCP (Developing Communities Project).
Pengalaman Obama di sini banyak mempengaruhinya. Dia melihat masyarakat menengah ke bawah, terutama kulit hitam, tidak diperhatikan. Mereka jadi putus asa dan pasrah. Dengan semangat dan keyakinan tinggi, Obama berhasil mengumpulkan org sedikit demi sedikit. Program yg dirancang Obama jadi percontohan untuk program lain di Chicago.
Setelah tiga tahun bekerja di DCP, Obama melanjutkan lagi kuliah di Harvard jurusan Hukum. Di kampusnya, ia jadi editor Harvard Law Review dan terpilih sebagai presiden kulit hitam pertama Law Review. Lulus dari Harvard, Obama kembali ke Chicago. Selain jadi dosen, ia bekerja di Project Vote, sebuah LSM yang berusaha mengajak minoritas ikut pemilu. Dengan pengalaman ini Obama maju jadi senator Illinois dan akhirnya pada bulan Februari 2007 terpilih sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat.
Ada dua partai besar di amrik, Republik dan Demokrat. Pada Pemilu tahun 2008 yg banyak menarik perhatian adalah kampanye partai demokrat. Awalnya ada delapan kandidat presiden dari demokrat. Tapi yg paling kuat adalah Hilary Clinton dan Obama. Obama terpilih jadi presiden dengan suara 349 electoral vote.
Buat org Amrik, Obama benar2 udara segar. Dia bukan siapa-siapa, tanpa koneksi politik dan enggak punya dana politik seperti Hilary. Obama hanya punya semangat dan dia b'hasil meyakinkan rakyat Amrik kalau mereka punya keyakinan, perubahan yg lebih baik itu bisa terjadi. Seperti tema kampanyenya: Change We Can Believe in.
Taken From: W Magazine
Subscribe to:
Posts (Atom)

